Moh Limo

Moh Limo

Moh Limo adalah falsafah yang telah diajarkan oleh Sunan Ampel beberapa abad yang lalu, yakni “Moh Limo” atau tidak mau melakukan lima hal tercela yaitu :

falsafah yang telah diajarkan oleh Sunan Ampel beberapa abad yang lalu, yakni falsafah “Moh Limo” atau tidak mau melakukan lima hal tercela yaitu :

1. Moh Main atau tidak mau berjudi

    Segera basmi segala bentuk perjudian, baik perjudian kelas bawah maupun perjudian kelas atas. Karena bangsa kita tidak akan pernah mendapatkan keberkahan hidup jika perjudian menjamur  bebas di sana-sini.

    2. Moh Ngombe atau tidak mau minum arak atau bermabuk-mabukan.

      Tinggalkan segala bentuk minum-minuman keras yang hanya membawa kenikmatan sesaat, tetapi kemudhorotan yang akan ditimbulkannya jauh lebih besar dari manfaatnya.

      3. Moh Maling atau tidak mau mencuri

        Segala bentuk pencurian, termasuk di dalamnya korupsi, kolusi,  suap-menyuap dan sebagainya harus segera ditinggalkan, jika tidak malapetaka sosial akan semakin marak dalam kehidupan bangsa kita.. Selain itu begitu maraknya korupsi dari  birokrasi paling bawah sampai birokrasi teratas menyebabkan bangsa kita akan semakin terpuruk.

        4. Moh Madat atau tidak mau menghisap candu, ganja, narkoba dan lain-lain.

          Penyalahgunaan narkoba adalah sumber kehancuran negara. Penyakit ini akan menghancurkan bangsa kita, apalagi pengguna terbesar narkoba adalah generasi muda. Jika hal ini terus dibiarkan, apa yang terjadi pada bangsa kita 10, 15, atau 20 tahun yang akan datang. Wallahu a’lam.

          5. Moh Madon atau tidak mau berzina/main perempuan yang bukan istrinya.

            Penyakit masyarakat lainnya yang begitu mewabah dalam masyarakat kita adalah perzinaan. Arus globalisasi yang begitu dahsyat telah banyak memberi pengaruh besar bagi menjamurnya segala bentuk prostitusi dan perselingkuhan. Kerusakan seperti ini sudah dianggap “biasa” oleh masyarakat kita. Padahal kalau perbuatan seperti ini tidak dicegah, tunggulah azab yang besar akan segera datang dari Allah SWT.

            Galeri | Pos ini dipublikasikan di Religi dan tag . Tandai permalink.

            Tinggalkan Balasan

            Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

            Logo WordPress.com

            You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

            Gambar Twitter

            You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

            Foto Facebook

            You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

            Foto Google+

            You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

            Connecting to %s