2 Cara Melindungi Password Email Dijebol Hacker

Surat elektronik kini bisa dijadikan alat pengantar surat paling efektif. Selain hemat waktu dan tempat, Anda juga dapat menjangkau email di manapun berada dan tak perlu ongkos kirim, asalkan bisa tersambung ke internet.

Tapi pengguna email kini harus ekstra hati-hati. Pasalnya, spam atau email sampah tiba-tiba bisa membanjiri kota surat dan para pengintai berkeliaran tanpa dapat dideteksi terlebih dahulu.

Supaya email Anda terlindungi dari ulah para peretas, ada dua langkah praktis yang bisa dilakukan. Setidaknya dua upaya ini bisa meminimalisir risiko pencurian identitas.

Pertama, gunakan password atau kata kunci yang “kuat”. Kata kunci adalah sandi paling penting untuk dapat mengakses akun surat elektronik Anda. Pastikan Anda menggunakan kata kunci yang sangat kuat, misalnya sampai 25 digit dan terdiri dari kombinasi angka, huruf, dan karakter khusus.

Dengan karakter yang banyak dan variatif ini, peretas bisa jadi kerepotan untuk “memasuki” akun Anda dan mencuri informasi berharga di dalamnya.

Kedua, jangan gunakan email yang sama untuk mengirim data penting dan berbagi di dunia maya. Kalau ingin membuat akun Facebook misalnya, pasti Anda akan diminta untuk memasukkan alamat email. Sebaiknya, alamat email yang Anda berikan bukanlah alamat surat menyurat untuk melakukan kegiatan penting, seperti transaksi perbankan dan sebagainya.

Pastikan email yang Anda gunakan untuk bekerja dan melakukan urusan “rahasia” itu steril dari kegiatan apapun.

Berhenti menggunakan password yang terlalu simpel! Anda tidak bisa lagi mempercayakan data berharga Anda pada password yang gampang dibobol. Password macam ’123456′ sudah menjadi favorit para hacker.

Imperva, seperti dilansir oleh ictwatch.com, menemukan pola yang menarik tapi sekaligus juga meresahkan. Setidaknya, 1 dari 5 pengguna komputer masih menggunakan password yang sangat mudah ditebak. Ini yang membuat mereka rentan kebobolan.

Amichai Shulman, CEO Imperva mengatakan bahwa mereka telah melihat pola yang sama sejak tahun 1990-an dan sepertinya itu sudah menjadi ‘tradisi’. Shulman dan perusahaannya meneliti 32 juta password dari perusahaan produsen software bagi user situs-situs jejaring sosial seperti Facebook dan MySpace. Imperva menemukan, bahwa 1% dari 32 juta orang yang diteliti memakai ’123456? sebagai password.

Berikut secara lengkap daftar 20 password yang tidak boleh lagi Anda gunakan:

1. 123456
2. 12345
3. 123456789
4. Password
5. iloveyou
6. princess
7. rockyou
8. 1234567
9. 12345678
10. abc123
11. nicole
12. daniel
13. babygirl
14. monkey
15. jessica
16. lovely
17. michael
18. ashley
19. 654321
20. qwerty

Tips agar password tak mudah ditebak: Hindari menggunakan nama sendiri, nama pacar, nama binatang peliharaan, nomor hp pribadi, nomor hp pacar, nomor telpon rumah, hobi, nama artis kesayangan, nama anime favorit, lagu kesukaan, dsb. Sebisa mungkin gunakan password yang tidak berhubungan dengan Anda. Tambahkan juga angka numerik untuk mempersulitnya.

(gugling.com)

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Teknologi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s