Semangaaaaaaaaaat

Guru besar psikologi NewYork University ini ingin mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh ucapan atau kata-kata terhadap para penuturnya.

Empat puluh mahasiswa Prof. Jhon yang menjadi responden eksperimen ini dikelompokkan menjadi dua bagian. Kelompok pertama mengucapkan kata-kata positif atau kata-kata yang menyenangkan seperti: pagi yang cerah, rezeki lancar, lalu lintas tidak macet, dijodohkan sama Luna Maya. Pokoknya selama 30 hari semua kata yang berkonotasi positif dan optimistis diucapkan oleh para mahasiswa kelompok pertama ini.

Sebaliknya, para mahasiswa yang begabung pada kelompok kedua mengucapkan kata-kata yang berkonotasi negatif. Kata-kata atau frase seperti: ditolak cewek, di-PHK, dikejar debt collector, pemerintah yang gak becus, cuaca buruk, hidup penuh derita diucapkan oleh mereka secara berulang-ulang. Dan itu pun dilakukan selama 30 hari pula.

Bagaimana hasil akhirnya? Ternyata, kelompok pertama yang mengucapkan kata-kata positif tadi ekspresi wajah mereka demikian antusias penuh optimisme. Auranya bersinar; memancarkan citra yang enak dipandang mata. Namun sebaliknya, kelompok yang secara reguler mengucapkan kata-kata berkonotasi negatif memancarkan aura penuh kekumuhan. Wajahnya kusut, sama sekali tak nyaman untuk dipandang.

Tulislah Mimpi dan Cita-citamu

Kang Rully Kustandar, Presiden Republik Tycoon, pada kesempatan rehat dalam sebuah seminar di Surabaya, bercerita kepada saya tentang kebiasaan cukup nylenehnya. Hampir setiap hari dia menuliskan mimpi-mimpinya dalam sebuah buku diary. Kalimat-kalimat seperti: “Tahun 2012 saya berpenghasilan Rp250 juta dalam sebulan” atau “Enam bulan ke depan bisa menghidupi 1000 anak yatim”, sudah biasa dituangkan dalam buku hariannya tersebut.

Terwujudkah apa yang dituliskan oleh Kang Rully? Subhanallah, atas izin-Nya, katanya itu semua bisa terwujud. Padahal keluarganya pernah terpuruk karena ia menanggung hutang miliran rupiah. Semua hutang-hutangnya bisa dilunasinya sampai tuntas.

Pengaruh Optimisme, Ruaaarrr Biasa!

Sobat, rupanya sikap optimisme kita sangat berpengaruh terhadap tercapainya mimpi atau cita-cita kita. Coba kita ekspresikan semua itu melalui kata-kata positif. Mari warnai lisan kita dengan kalimat-kalimat optimistis. Insya Allah, apa yang menjadi harapan atau apa yang menjadi mimpi kita akan terwujud berkat optimisme kita dalam menghadapi hidup.

Silakan juga kamu tuliskan segala yang menjadi angan-anganmu, seperti yang dilakukan Kang Rully Kustandar. Bagi kalian yang sedang mengalami dilema karena belum juga beroleh jodoh, silakan tuliskan nama gebetan dalam selembar kertas atau pada buku harianmu. Letakkan tulisan tersebut di bawah bantalmu. Sebelum tidur dan setelah berdoa tentunya, sebutkan berulang-ulang nama gebetanmu serta ucapkan kalimat yang bisa membangkitkan motivasimu, misalnya,

Tahun depan Miyabi menjadi pendampingku yang setia (untuk cowok) atau Bulan depan sang Raja Minyak dari Saudi datang melamarku (untuk cewek).

Nah, rupanya sikap optimisme berpengaruh terhadap terwujudnya mimpi atau cita-cita. Maka, ekspresikanlah dalam bentuk ucapan maupuan tulisan. Percayalah, sangat mujarab.

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Tips dan Motivasi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s